Memahami apa itu manajemen privasi dan penerapannya saat ini menjadi salah satu hal vital dalam pengelolaan data pengguna. Ada banyak perusahaan mulai mengadopsi standar internasional untuk praktik manajemen privasi ini, salah satunya lewat konsultan dan sertifikasi ISO 27701.
Dengan kombinasi layanan konsultasi dan sertifikasi, perusahaan dapat membangun kerangka kerja privasi yang lebih kokoh, berkelanjutan, dan siap menghadapi tantangan keamanan data di era digital.
Apa itu Manajemen Privasi?
Berdasarkan European Union Agency for Cybersecurity (ENISA), manajemen privasi adalah serangkaian kebijakan, proses, hingga praktik yang dibuat untuk memberikan perlindungan data pribadi dari penyalahgunaan, pelanggaran, dan kebocoran data.
Dengan kata lain, apa itu manajemen privasi bisa dijabarkan sebagai pendekatan untuk memastikan data pribadi telah dikumpulkan, disimpan, serta digunakan sesuai aturan hukum dan standar etika yang berlaku. Dalam konteks perusahaan, manajemen privasi juga berkaitan erat dengan kepatuhan terhadap regulasi perlindungan data.
Misalnya, Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (PDP) yang berlaku di Indonesia. Selain itu, ada pula General Data Protection Regulation (GDPR) di Uni Eropa dan California Consumer Privacy Act (CCPA) di negara bagian California.
Mengapa Manajemen Privasi Menjadi Hal Penting?
Dalam pengelolaan perusahaan atau organisasi, memahami apa itu manajemen privasi dan menerapkannya termasuk hal krusial. Berikut adalah beberapa alasan yang melatarbelakanginya.
1. Perlindungan atas Hak Individu
Pada dasarnya, setiap orang berhak atas kerahasian (privasi) data pribadinya. Dengan menerapkan sistem manajemen privasi, maka hak tersebut akan terjamin dan pengguna merasa lebih aman saat berbagi informasi.
2. Bentuk Kepatuhan Hukum
Berbagai negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia, menerapkan aturan yang ketat terkait data privasi. Jika tidak menerapkan sistem manajemen privasi yang tepat, maka perusahaan bisa terkena sanksi atau denda besar.
3. Meningkatkan Kepercayaan Pengguna
Pengguna atau konsumen cenderung memilih perusahaan yang bisa melindungi data mereka. Dengan mengaplikasikan manajemen privasi, maka perusahaan bisa melindungi data para pengguna/konsumen secara maksimal, yang mana nantinya akan meningkatkan kepercayaan pengguna.
Maksimalkan Manajemen Privasi dengan Ahlinya
Dalam aplikasi secara global, penerapan manajemen privasi kerap dikaitkan dengan standar nasional, yaitu ISO 27701. Standar ini adalah versi perpanjangan dari standar 27001 (sistem manajemen keamanan informasi) yang berfokus pada perlindungan data pribadi.
Lewat ISO 27701, perusahaan atau organisasi bisa membangun sistem manajemen informasi yang lebih terstruktur. Termasuk di dalamnya terdapat identifikasi risiko, penerapan kontrol keamanan, hingga evaluasi berkala.
Jika perusahaan Anda ingin mengadopsi standar manajemen informasi ini, menjalin kerja sama dengan jasa konsultan dan sertifikasi ISO 27701 seperti Robere adalah salah satu langkah yang paling praktis.
Di sini, Robere akan membantu perusahaan Anda dalam implementasi standar ISO 27701, mulai dari perencanaan, audit internal, hingga proses sertifikasi. Penerapan manajemen data pribadi dalam perusahaan atau organisasi tidak hanya penting dari aspek hukum, tapi juga strategis untuk menjaga reputasi guna memastikan keberlangsungan bisnis di era digital.