Berbicara soal jilbab segi empat memang tidak ada habisnya karena banyak jenis jilbab di pasaran yang hadir dengan berbagai kualitas. Salah satunya yakni jilbab voal yang biasa dipakai untuk aktivitas sehari-hari karena bahannya yang adem, nyaman dan mudah dibentuk.
Akan tetapi, kebanyakan orang kebingungan membedakan hijab voal dan polycotton. Apalagi, jika produk tidak memiliki nama atau deskripsi berupa label, tentu keduanya dianggap sama. Agar tidak salah pilih, berikut cara mengetahui perbedaan hijab voal dan polycotton yang perlu diketahui.
Cara Mengenali Jilbab Voal dan Polycotton
1. Cermati Permukaan Kain
Perlu diketahui bahwa bahan voal asli memiliki permukaan yang berbulu halus dan warna tidak terlalu mencolok. Struktur benangnya sama dengan kedua permukaannya yang tembus ke belakang baik cetakan atau painting. Hal ini berbeda dengan kain polycotton yang tidak memiliki bulu.
2. Cek Kekuatannya
Hijab voal terkenal dengan sifatnya yang anti lecek atau tidak mudah kusut kecuali diremas lama. Hijab mudah diatur sehingga anda tidak perlu menatanya dengan lama sebelum bepergian. Berbeda dengan hijab polycotton yang sulit ditata. Kain ini juga mudah kusut sehingga lipatannya semakin jelas jika tidak disetrika sehingga kurang cocok untuk bepergian.
3. Daya Serap Keringat
Hijab voal terbuat dari bahan 100% cotton sehingga membuatnya mudah menyerap keringat dan adem dipakai. Hal ini berbeda dengan kain polycotton yang memiliki daya serap keringat rendah. Dengan begitu, hijab lebih mudah bau apalagi setelah dipakai beraktivitas seharian di bawah panas matahari.
4. Kenali Ragam Warna Hijab
Jilbab segi empat polos jenis bahan voal cenderung tersedia dengan warna matte yang cocok dengan pemilik kulit sawo matang, kuning langsat dan kulit putih. Warna ini mampu memberikan kesan elegan dan mewah pada penampilan sehingga biasa ditemukan pada shade kosmetik. Sementara itu, hijab polycotton menawarkan ragam warna cerah, soft, kalem dan berkilau.
5. Harga
Jika dilihat dari bahannya, tentu hijab voal dan polycotton memiliki harga yang berbeda. Sebab, polycotton terbuat dari campuran bahan kain sintetis dan alami sedangkan voal terbuat dari 100% katun alami. Penting diketahui bahwa biasanya kedua jenis kerudung lebih banyak menggunakan kain polyester di pasaran karena lebih murah.
6. Tingkat Kelembutan
Seperti yang diketahui bahwa hijab voal memiliki tekstur yang lembut tetapi hal ini membuatnya susah ditegakkan melingkari kelapa. Hijab mudah terlipat jika terkena angin karena tingkat kekurangannya yang tinggi. Berbeda dengan kerudung polycotton yang lebih kaku dan mudah tegak pada dahi.
Bisa disimpulkan bahwa jilbab voal serta polycotton memiliki daya tarik tersendiri sehingga anda dapat memilihnya sesuai selera dan preferensi. Jika memilih lembut dan mudah dibentuk, sebaiknya memakai voal sedangkan polycotton lebih cocok untuk aktivitas sehari-hari yang ringan di indoor.
Lengkapi gaya harianmu dengan koleksi jilbab segi empat premium dari Nada Puspita. Hadir dengan material berkualitas dan desain elegan, siap menemani setiap aktivitasmu dengan nyaman sekaligus stylish.